Jaecoo J5 EV menghadirkan semangat baru dalam dunia kendaraan listrik yang terus berkembang. Mobil ini tidak hanya menawarkan teknologi modern, tetapi juga membawa filosofi baru tentang bagaimana seseorang merasakan hubungan…
Toyota RAV4 GR hadir sebagai jawaban bagi mereka yang mendambakan pengalaman berkendara yang memadukan ketangguhan dan kenyamanan. Mobil ini bukan sekadar alat transportasi; ia menjadi teman sejati dalam setiap perjalanan.…
Daihatsu Espass adalah salah satu mobil yang telah meninggalkan jejaknya dalam industri otomotif Indonesia. Meskipun saat ini produksinya sudah tidak lagi berlangsung, kehadiran Espass pada masanya menjadi fenomena tersendiri bagi masyarakat, terutama keluarga dan pelaku usaha yang membutuhkan kendaraan serbaguna dengan kapasitas besar. Mobil ini bukan sekadar alat transportasi, melainkan juga simbol era di mana kendaraan serbaguna mulai diminati di Tanah Air.
Sejarah dan Lahirnya Daihatsu Espass
Daihatsu Espass pertama kali diperkenalkan di Indonesia pada awal tahun 1990-an. Mobil ini merupakan produk dari Daihatsu Jepang yang dirakit lokal untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik. Espass hadir sebagai jawaban atas permintaan masyarakat akan kendaraan multi-purpose vehicle (MPV) yang mampu menampung banyak penumpang tanpa mengorbankan kenyamanan Wikipedia.
Desainnya yang kotak dan lapang menjadi salah satu ciri khas utama Espass. Tidak seperti MPV modern yang cenderung mengutamakan estetika aerodinamis, Espass tampil sederhana namun fungsional. Kepraktisan menjadi fokus utama, sehingga mobil ini sangat cocok untuk keluarga besar, usaha travel, atau bahkan sebagai kendaraan komersial.
Desain Eksterior: Sederhana Tapi Fungsional
Daihatsu Espass menampilkan desain yang cukup sederhana dengan bentuk kotak dan garis-garis tegas. Bagian depan mobil ini didominasi oleh grille besar dan lampu depan berbentuk persegi panjang yang cukup memberikan pencahayaan maksimal. Bumper yang tegas dan kaca depan lebar menambah kesan tangguh serta memudahkan pengemudi dalam manuver, terutama di jalanan perkotaan yang padat fatcai99 login.
Salah satu keunggulan utama Espass adalah ruang kabin yang lega. Dengan panjang dan lebar mobil yang cukup memadai, Daihatsu mampu menempatkan tiga baris kursi dengan konfigurasi yang fleksibel. Setiap kursi dapat dilipat atau disesuaikan sesuai kebutuhan, sehingga ruang bagasi tetap besar meski semua kursi digunakan. Fitur ini menjadikan Espass favorit bagi keluarga besar yang sering bepergian jauh atau membawa banyak barang.
Interior yang Praktis dan Nyaman
Meskipun tampilan luar Espass sederhana, interiornya dirancang untuk kenyamanan maksimal. Dashboardnya dilengkapi dengan panel instrumen yang mudah dibaca, dan penempatan tombol-tombolnya ergonomis sehingga pengemudi bisa mengoperasikan berbagai fungsi tanpa terganggu. Kursi yang digunakan relatif empuk, mendukung perjalanan jauh tanpa cepat lelah.
Kabin yang lapang memungkinkan penumpang duduk dengan nyaman, bahkan di baris ketiga. Ventilasi udara di dalam mobil cukup merata, sehingga meski dalam kondisi penuh, semua penumpang tetap mendapatkan sirkulasi udara yang baik. Pada masanya, kenyamanan ini menjadi salah satu alasan Daihatsu Espass begitu digemari di Indonesia.
Performa Mesin dan Keandalan
Daihatsu Espass dibekali dengan mesin yang handal untuk kelas MPV, biasanya menggunakan mesin 1.3 hingga 1.6 liter, tergantung varian. Mesin ini dikenal irit bahan bakar, salah satu faktor penting bagi masyarakat Indonesia yang cenderung mempertimbangkan efisiensi operasional.
Selain itu, sistem suspensi Espass cukup tangguh. Mobil ini mampu menahan beban penuh tanpa mengurangi kenyamanan penumpang. Hal ini membuat Espass sangat ideal untuk perjalanan jauh, baik di perkotaan maupun pedesaan. Keandalan mesin dan suspensi yang tangguh menjadikan mobil ini populer di kalangan pengusaha travel dan pemilik usaha kecil yang membutuhkan kendaraan transportasi penumpang.
Kelebihan Daihatsu Espass
Kapasitas Penumpang Besar Espass mampu menampung hingga 7-8 penumpang, bahkan dengan beberapa varian kursi yang fleksibel, mobil ini bisa digunakan untuk berbagai kebutuhan.
Ruang Bagasi Luas Dengan desain interior yang fleksibel, ruang bagasi tetap cukup besar meski semua kursi digunakan.
Irit Bahan Bakar Mesin yang digunakan Espass dikenal efisien, membuat biaya operasional lebih rendah dibanding MPV lain pada masanya.
Perawatan Mudah Karena menggunakan komponen yang cukup sederhana dan banyak tersedia di pasaran, perawatan Espass tidak rumit dan tergolong murah.
Durabilitas Tinggi Daihatsu dikenal sebagai produsen mobil tangguh, dan Espass tidak terkecuali. Mobil ini mampu menahan penggunaan berat selama bertahun-tahun.
Kekurangan Daihatsu Espass
Meski memiliki banyak keunggulan, Espass juga memiliki beberapa kekurangan yang perlu diketahui:
Desain Terlihat Kuno Dibanding MPV modern, desain Espass terlihat kotak dan kurang aerodinamis.
Fitur Terbatas Mobil ini tidak dilengkapi fitur modern seperti AC digital, sistem hiburan canggih, atau safety features terbaru seperti airbag ganda.
Performa Mesin Biasa Mesin irit bahan bakar memang kelebihannya, tetapi performanya terasa biasa jika dibandingkan dengan MPV modern dengan tenaga lebih besar.
Daihatsu Espass di Pasar Indonesia
Pada masanya, Daihatsu Espass cukup populer di Indonesia. Mobil ini digunakan oleh keluarga besar, pengusaha travel, serta perusahaan yang membutuhkan kendaraan untuk angkutan karyawan. Popularitasnya dipicu oleh harga yang relatif terjangkau, konsumsi bahan bakar hemat, dan kemampuan menampung banyak penumpang sekaligus.
Meskipun saat ini produksinya sudah dihentikan, Espass tetap memiliki tempat di hati penggemar mobil tua dan kolektor MPV klasik. Banyak yang menjadikannya mobil nostalgia untuk berkumpul dengan keluarga atau digunakan dalam perjalanan jarak jauh. Beberapa komunitas pecinta Espass pun muncul, menunjukkan betapa mobil ini meninggalkan kesan yang mendalam.
Kesimpulan
Daihatsu Espass adalah contoh kendaraan MPV legendaris yang memadukan fungsi, kenyamanan, dan keandalan. Dengan kapasitas penumpang besar, ruang bagasi luas, dan mesin yang hemat bahan bakar, Espass menjadi pilihan ideal bagi keluarga besar maupun pengusaha transportasi pada era 1990-an hingga awal 2000-an.
Meskipun desainnya kini terlihat kuno dan fiturnya terbatas dibandingkan MPV modern, Daihatsu Espass tetap dihargai karena kepraktisan dan daya tahan yang luar biasa. Bagi mereka yang mencari kendaraan yang bisa diandalkan untuk perjalanan jauh dengan biaya operasional rendah, Espass tetap menjadi legenda yang sulit dilupakan.
Bagi pecinta mobil klasik atau mereka yang ingin merasakan nuansa otomotif masa lalu, Daihatsu Espass bukan sekadar kendaraan—ia adalah simbol era ketika kendaraan keluarga yang lapang dan fungsional menjadi kebutuhan pokok masyarakat Indonesia.
Nama Mitsubishi Lancer Evo, atau yang lebih akrab disebut Evo, bukan sekadar nama mobil. Ia adalah simbol kecepatan, ketangguhan, dan warisan motorsport yang begitu kuat. Bagi pecinta otomotif, khususnya penggemar mobil performa tinggi, Evo adalah legenda yang tetap hidup meski produksinya telah dihentikan. Mobil ini berhasil menciptakan reputasi sebagai sedan sport yang mampu menaklukkan jalan raya sekaligus lintasan balap.
Awal Mula Lahirnya Mitsubishi Lancer Evo
Mitsubishi Lancer Evolution pertama kali diperkenalkan pada tahun 1992. Kehadirannya bukan tanpa alasan. Mitsubishi saat itu membutuhkan mobil homologasi untuk mengikuti ajang World Rally Championship (WRC). Dari kebutuhan inilah Evo lahir—sebuah sedan empat pintu yang dipersenjatai teknologi balap.
Evo generasi pertama dibangun dari basis Mitsubishi Lancer, namun mengalami peningkatan besar pada sektor mesin, sistem penggerak, dan suspensi. Sejak awal, Evo memang tidak ditujukan sebagai mobil keluarga biasa, melainkan sebagai mesin reli yang boleh dipakai di jalan umum Wikipedia.
Evolusi Generasi: Dari Evo I hingga Evo X
Salah satu daya tarik utama Mitsubishi Lancer Evo adalah perjalanan panjangnya melalui 10 generasi:
Evo I – III: Fokus pada reli, bodi sederhana, performa brutal.
Evo IV – VI: Mulai dikenal luas, desain agresif, teknologi AWD semakin matang.
Evo VII – IX: Era keemasan Evo, mesin 4G63T mencapai performa maksimal.
Evo X: Generasi terakhir dengan pendekatan modern dan teknologi lebih canggih.
Setiap generasi membawa penyempurnaan, baik dari segi tenaga, handling, maupun stabilitas. Evo bukan mobil yang stagnan—ia selalu berevolusi sesuai zamannya.
Mesin Legendaris 4G63T: Jantung Sang Evo
Tak lengkap membahas Mitsubishi Lancer Evo tanpa menyinggung mesin 4G63T. Mesin 2.0 liter turbocharged ini menjadi ikon dan dianggap sebagai salah satu mesin terbaik yang pernah dibuat Mitsubishi.
Keunggulan mesin 4G63T terletak pada:
Daya tahan luar biasa
Potensi modifikasi sangat besar
Respon turbo yang agresif
Suara khas yang memikat
Dalam kondisi standar, tenaga Evo berkisar antara 250–280 hp, namun dengan modifikasi, angka tersebut bisa melonjak jauh lebih tinggi. Inilah alasan mengapa Evo sangat digemari oleh tuner dan pecinta drag maupun track day.
Sistem AWD dan Handling yang Mengagumkan
Mitsubishi Lancer Evo terkenal dengan sistem All Wheel Drive (AWD) yang sangat canggih di masanya. Teknologi seperti Active Yaw Control (AYC) dan Super All Wheel Control (S-AWC) membuat Evo mampu bermanuver tajam dan stabil, bahkan di kecepatan tinggi.
Handling Evo sering disebut sebagai salah satu yang terbaik di kelasnya. Mobil ini terasa “menempel” di aspal, baik saat menikung tajam maupun melaju di lintasan lurus. Bagi pengemudi, Evo memberikan rasa percaya diri yang luar biasa.
Desain Agresif yang Ikonik
Secara visual, Mitsubishi Lancer Evo memiliki desain yang mudah dikenali. Ciri khas seperti:
Kap mesin dengan lubang udara
Fender lebar
Spoiler belakang besar
Bumper sporty dan agresif
Semua elemen tersebut bukan sekadar hiasan, melainkan memiliki fungsi aerodinamika. Evo terlihat galak, bahkan saat diam. Desainnya mencerminkan karakter mobil yang siap bertarung di jalanan maupun sirkuit.
Mitsubishi Lancer Evo di Dunia Reli
Nama Evo tak bisa dipisahkan dari dunia reli. Mobil ini mencetak sejarah bersama pembalap legendaris seperti Tommi Mäkinen, yang berhasil meraih empat gelar juara dunia WRC berturut-turut bersama Mitsubishi.
Prestasi tersebut mengukuhkan Evo sebagai salah satu mobil reli paling sukses sepanjang sejarah. DNA balap inilah yang membuat Evo terasa begitu “hidup” saat dikendarai.
Budaya Populer dan Status Ikonik
Selain di dunia balap, Mitsubishi Lancer Evo juga sangat populer di budaya otomotif global. Evo sering muncul dalam:
Film balap
Video game
Kontes modifikasi
Komunitas street racing
Keberadaannya dalam berbagai media membuat Evo semakin dicintai lintas generasi. Bahkan hingga kini, Evo tetap menjadi mobil impian banyak orang.
Akhir Produksi, Awal Legenda
Mitsubishi resmi menghentikan produksi Evo X pada tahun 2016. Keputusan ini cukup mengejutkan dan menyedihkan bagi para penggemar. Namun, justru dari sinilah status Evo sebagai mobil legendaris semakin kuat.
Harga Evo bekas kini cenderung stabil, bahkan meningkat untuk kondisi istimewa. Banyak kolektor dan pecinta otomotif yang rela berburu Evo sebagai investasi sekaligus pemuas hasrat otomotif.
Mengapa Mitsubishi Lancer Evo Tetap Dicintai?
Ada beberapa alasan mengapa Evo tetap memiliki tempat spesial di hati penggemarnya:
Performa luar biasa
Teknologi AWD canggih
Warisan balap yang kuat
Potensi modifikasi tanpa batas
Desain yang tak lekang oleh waktu
Evo bukan hanya tentang kecepatan, tetapi juga tentang karakter dan jiwa.
Pengalaman Berkendara: Sensasi yang Sulit Ditandingi
Salah satu alasan utama mengapa Mitsubishi Lancer Evo begitu dicintai adalah sensasi berkendaranya. Begitu duduk di balik kemudi, pengemudi langsung merasakan karakter mobil yang serius. Setir terasa berat namun presisi, pedal responsif, dan suara mesin turbo memberikan sensasi adrenalin yang khas.
Saat dipacu di jalan berkelok, Evo seolah membaca keinginan pengemudi. Mobil ini tidak mudah understeer seperti sedan biasa, bahkan di tikungan tajam. Sistem AWD-nya bekerja secara aktif mendistribusikan tenaga ke roda yang membutuhkan traksi lebih, membuat Evo tetap stabil di berbagai kondisi jalan—baik aspal kering, basah, hingga permukaan licin.
Bagi pecinta kecepatan, Evo memberikan pengalaman “raw” yang jarang ditemukan pada mobil modern masa kini yang serba halus dan penuh sensor.
Interior: Fungsional Lebih Diutamakan
Dari sisi interior, Mitsubishi Lancer Evo memang tidak terlalu mewah. Fokus utama pabrikan adalah fungsi dan performa, bukan kemewahan. Namun justru di sinilah letak daya tariknya.
Jok Recaro yang ergonomis memberikan posisi duduk ideal untuk berkendara agresif. Panel instrumen dirancang sederhana namun informatif, dengan tachometer besar yang menjadi pusat perhatian. Setiap elemen interior terasa dibuat untuk pengemudi, bukan sekadar penumpang.
Evo mengajarkan bahwa kenyamanan sejati bagi penggemar otomotif adalah kontrol penuh atas kendaraan, bukan layar besar atau lampu ambient.
Potensi Modifikasi yang Tak Terbatas
Mitsubishi Lancer Evo sering disebut sebagai “surga modifikasi”. Hampir semua aspek mobil ini bisa ditingkatkan, mulai dari mesin, suspensi, rem, hingga aerodinamika. Banyak bengkel spesialis Evo di seluruh dunia yang mampu menyulap mobil ini menjadi monster lintasan.
Penutup
Mitsubishi Lancer Evolution adalah bukti bahwa sebuah mobil bisa menjadi legenda. Ia lahir dari dunia reli, berkembang di jalan raya, dan kini hidup abadi dalam sejarah otomotif. Meski sudah tidak diproduksi, semangat Evo tetap menyala di setiap putaran mesin dan setiap cerita penggemarnya.
Bagi banyak orang, Evo bukan sekadar kendaraan—ia adalah simbol mimpi, adrenalin, dan kebebasan di balik kemudi.
Mobil listrik semakin populer di Indonesia. Selain karena lebih ramah lingkungan, pilihan modelnya pun kini makin beragam dan terjangkau. Salah satu yang belakangan menjadi sorotan adalah GAC Aion Y Plus, sebuah mobil listrik cerdas dari Cina yang menawarkan desain futuristik, fitur premium, dan jarak tempuh jauh. Kehadiran Aion Y Plus dianggap sebagai angin segar di pasar EV karena mampu menantang dominasi merek-merek besar dengan harga yang kompetitif.
Dalam artikel ini, kita akan membahas secara lengkap mengenai desain, fitur, performa, hingga alasan mengapa mobil listrik ini mulai banyak dilirik oleh pengemudi di Indonesia.
Desain Futuristik yang Menarik Perhatian
Jika ada satu hal yang membuat GAC Aion Y Plus langsung mencuri perhatian, itu adalah desain eksteriornya yang unik dan modern. Mobil ini tampil dengan gaya yang menonjolkan kesan futuristik khas EV masa depan.
a. Tampilan Eksterior
Aion Y Plus memiliki garis bodi yang tegas dan aerodinamis. Di bagian depan, lampu LED dengan desain alis tajam menciptakan kesan agresif namun tetap elegan. Grille tertutup—ciri khas mobil listrik—membuat tampilannya semakin bersih dan minimalis.
Pada bagian samping, desain floating roof memberi ilusi atap melayang, sementara garis karakter yang memanjang dari depan ke belakang menambah kesan dinamis. Di belakang, lampu LED berbentuk horizontal menghadirkan tampilan modern yang sejalan dengan desain keseluruhan kendaraan Aion indonesia.
b. Dimensi dan Ruang Kabin
Aion Y Plus termasuk dalam kategori compact crossover, tetapi memiliki kabin yang luar biasa lapang. Dengan jarak sumbu roda yang panjang, ruang kaki untuk penumpang belakang terasa lega seperti kelas MPV.
Desain interiornya pun tak kalah futuristik dari eksteriornya. Dasbor minimalis, layar monitor besar di tengah, serta ambient light menambah kesan modern. Kursi-kursinya dibuat dengan bahan lembut dan bentuk ergonomis, membuat perjalanan jauh tetap nyaman.
Interior Canggih Berbalut Teknologi Terkini
Masuk ke dalam GAC Aion Y Plus , Anda akan langsung disambut nuansa teknologi yang kuat. Mobil ini memang dirancang sebagai “mobile gadget” yang siap memenuhi kebutuhan pengemudi masa kini.
a. Layar Infotainment Besar
GAC Aion Y Plus dibekali layar sentuh berukuran hingga 14,6 inci, salah satu yang terbesar di kelasnya. Layar ini terintegrasi dengan sistem navigasi, musik, koneksi smartphone, dan berbagai pengaturan kendaraan.
Antarmukanya responsif dan sangat modern. Menggunakan sistem operasi berbasis AI yang dapat mengenali perintah suara sehingga pengemudi dapat mengontrol fitur seperti AC, musik, atau navigasi tanpa harus menyentuh layar.
b. Fitur Kenyamanan
Mobil ini dilengkapi dengan berbagai fitur premium seperti:
AC otomatis dengan filter udara PM2.5
Sunroof panorama
Kursi belakang yang dapat direbahkan 135°
Jok elektrik untuk pengemudi
Pencahayaan ambient 256 warna
Fitur-fitur tersebut membuat kabin terasa seperti ruang kerja atau ruang santai berjalan.
Performa Motor Listrik yang Responsif
Meski hadir sebagai compact crossover, GAC Aion Y Plus bukan sembarang mobil listrik. Ia dibekali motor listrik bertenaga yang memberikan akselerasi mulus dan responsif.
a. Tenaga dan Torsi
Aion Y Plus memiliki tenaga sekitar 204 hp dengan torsi instan yang menjadi ciri khas mobil listrik. Torsinya mampu membuat mobil ini sangat responsif saat start maupun menyalip di jalan raya.
b. Pengalaman Berkendara
Pengemudi akan merasakan pengalaman berkendara yang halus dan senyap. Mobil ini dilengkapi dengan mode berkendara seperti Eco, Normal, dan Sport. Pada mode Sport, tenaga motor terasa lebih agresif dan membangkitkan sensasi berkendara yang fun.
Suspensinya dirancang untuk kenyamanan, sehingga cocok digunakan untuk berkendara di perkotaan yang memiliki banyak polisi tidur atau jalan tidak rata.
Baterai dan Jarak Tempuh yang Mengagumkan
Salah satu daya tarik utama GAC Aion Y Plus adalah jarak tempuhnya yang jauh. Mobil ini tersedia dalam beberapa opsi baterai dengan daya tahan yang memuaskan.
a. Kapasitas Baterai
Tergantung variannya, kapasitas baterai GAC Aion Y Plus berkisar antara 63 kWh hingga 80 kWh, yang merupakan salah satu yang terbesar di kelasnya.
b. Jarak Tempuh
Dengan baterai besar tersebut, Aion Y Plus mampu menempuh jarak hingga:
410 km–500 km WLTP
Bahkan hingga 600 km NEDC untuk varian tertentu
Dalam penggunaan harian, jarak tersebut lebih dari cukup untuk perjalanan kerja, liburan pendek, maupun aktivitas keluarga.
c. Waktu Pengisian
Aion Y Plus mendukung pengisian cepat (fast charging), di mana baterai dapat terisi dari 30% ke 80% dalam waktu sekitar 30–40 menit. Pengisian AC rumahan pun tetap praktis untuk pemilik yang biasa mengisi daya pada malam hari.
Fitur Keamanan Modern
Selain desain dan performa, GAC Aion Y Plus juga didukung oleh sejumlah fitur keamanan canggih untuk memastikan keselamatan pengemudi dan penumpang.
a. ADAS (Advanced Driver Assistance System)
Beberapa fitur ADAS yang tersedia meliputi:
Adaptive Cruise Control
Lane Keeping Assist
Front Collision Warning
Automatic Emergency Braking
Blind Spot Monitoring
Dengan adanya fitur-fitur ini, mobil terasa lebih aman, terutama saat perjalanan jauh atau melintasi jalan tol.
b. Struktur Bodi Kokoh
GAC menggunakan material baja berkekuatan tinggi untuk struktur bodinya. Hal ini bertujuan untuk memberikan perlindungan maksimal saat terjadi benturan atau tabrakan.
Harga Kompetitif dan Nilai yang Menarik
Salah satu keunggulan GAC Aion Y Plus adalah harga yang sangat bersaing jika dibandingkan dengan mobil listrik lain yang memiliki fitur sejenis.
Di Indonesia, harga Aion Y Plus diperkirakan berada pada kisaran Rp 300 juta hingga Rp 500 juta, tergantung varian baterai dan fitur tambahan. Dengan spesifikasi tersebut, harga ini dianggap sangat kompetitif dan mampu menyaingi merek besar seperti Hyundai, Wuling, hingga BYD.
Selain itu, biaya operasional mobil listrik dikenal jauh lebih rendah. Pengisian daya lebih murah dibandingkan membeli BBM, dan biaya perawatan EV juga cenderung lebih rendah karena tidak memiliki banyak komponen mekanik.
Alasan Mengapa GAC Aion Y Plus Layak Dipertimbangkan
Ada beberapa alasan mengapa mobil listrik ini mulai banyak dilirik, di antaranya:
a. Jarak tempuh jauh
Pilihan baterai besar membuatnya ideal untuk penggunaan harian maupun perjalanan luar kota.
b. Desain futuristik
Tampil mencolok, modern, dan beda dari kebanyakan mobil crossover lainnya.
c. Teknologi lengkap
Mulai dari fitur infotainment, kenyamanan, hingga ADAS, semuanya lengkap.
d. Harga kompetitif
Memberikan value for money tinggi untuk konsumen.
e. Kabin sangat luas
Cocok untuk keluarga atau penggunaan sehari-hari dengan kenyamanan maksimal.
Kesimpulan
GAC Aion Y Plus hadir sebagai salah satu mobil listrik paling menarik di kelasnya. Dengan desain futuristik, fitur canggih, jarak tempuh langka, serta harga kompetitif, mobil ini menjadi pilihan ideal bagi masyarakat Indonesia yang ingin beralih ke kendaraan ramah lingkungan tanpa mengorbankan kenyamanan atau performa.
Bagi Anda yang sedang mempertimbangkan membeli EV, Aion Y Plus adalah salah satu kandidat kuat yang patut dimasukkan dalam daftar pilihan. Tidak hanya tampil modern, mobil ini juga menawarkan nilai yang sangat baik dibandingkan kompetitornya.
Ada satu motor kecil yang selalu berhasil menarik perhatian saya setiap kali melintas di jalanan kota — Honda ST125 Dax. Bentuknya unik, kecil tapi gagah, dan punya aura nostalgia yang kuat. Motor ini bukan sekadar alat transportasi, tapi juga simbol gaya hidup, nostalgia masa lalu, dan kecintaan pada desain klasik yang berpadu dengan teknologi modern. Saat pertama kali saya melihat ST125 Dax, jujur saja, saya langsung jatuh cinta. Dan di artikel ini, saya ingin berbagi pengalaman serta pandangan saya tentang motor mungil nan ikonik ini.
Awal Ketertarikan: Saat Nostalgia Bertemu Teknologi
Saya masih ingat ketika pertama kali melihat Honda Dax versi klasik di garasi salah satu tetangga saya waktu kecil. Bentuknya unik, seperti sepeda motor mainan tapi terasa tangguh. Bertahun-tahun kemudian, saya mendengar kabar bahwa Honda meluncurkan kembali versi modernnya — ST125 Dax. Rasanya seperti melihat teman lama yang kembali hadir dengan tampilan lebih segar dan canggih Astra honda.
ST125 Dax adalah wujud reinkarnasi dari Honda Dax legendaris yang populer di tahun 1960–1970-an. Dulu, motor ini dikenal dengan nama Honda Dax ST50 atau ST70, tergantung kapasitas mesinnya. Nama “Dax” sendiri berasal dari bentuk rangkanya yang menyerupai tubuh anjing dachshund — panjang, rendah, dan mungil tapi berotot. Dan kini, lewat ST125 Dax, Honda berhasil menghidupkan kembali ikon tersebut untuk generasi modern.
Desain Klasik dengan Sentuhan Retro-Modern
Kalau bicara tentang desain, inilah yang paling menonjol dari ST125 Dax. Honda tidak mengubah terlalu banyak dari bentuk orisinalnya. Rangkanya masih menggunakan desain “T-bone frame” khas Dax yang kokoh sekaligus menjadi daya tarik utama. Bedanya, kini semua tampil lebih modern, lebih rapi, dan lebih elegan.
Bodi ST125 Dax terlihat ringkas dengan garis melengkung yang halus, tangki bahan bakar yang menyatu dengan rangka, dan lampu bulat LED di bagian depan yang memberikan sentuhan klasik namun futuristik. Di bagian belakang, ada lampu rem LED kecil yang sederhana tapi keren.
Ketika saya duduk di atasnya, sensasinya seperti naik motor mini yang nyaman. Tinggi joknya hanya sekitar 775 mm, jadi sangat mudah dikendalikan bahkan untuk pengendara dengan tinggi badan rata-rata. Bagi saya yang sering menembus kemacetan kota, ST125 Dax terasa ideal — kecil, lincah, tapi tetap punya karakter kuat.
Mesin ST125 Dax: Kecil Tapi Bertenaga
Meskipun tampak kecil, jangan remehkan performanya. Honda ST125 Dax dibekali mesin 124 cc SOHC 4-tak berpendingin udara, yang sama dengan yang digunakan di Honda Monkey dan Super Cub C125. Mesin ini menghasilkan tenaga sekitar 9,25 hp pada 7.000 rpm dan torsi maksimum 10,8 Nm pada 5.000 rpm.
Bagi saya, tenaga sebesar itu sudah lebih dari cukup untuk ukuran motor kecil. Saat mencobanya di jalan raya, saya merasakan akselerasi yang halus tapi responsif. Transmisi 4-percepatannya terasa ringan dan mudah dioperasikan, cocok untuk pemula atau pengendara yang ingin santai.
Satu hal yang saya sukai dari ST125 Dax adalah transmisi semi-otomatisnya. Artinya, Anda tidak perlu repot menggunakan kopling manual — cukup injak pedal gigi dan gas. Bagi orang yang ingin menikmati sensasi berkendara tanpa ribet, sistem ini benar-benar memanjakan.
Kenyamanan dan Ergonomi yang Tak Terduga
Meskipun terlihat kecil, ST125 Dax justru menawarkan kenyamanan yang luar biasa. Posisi duduknya santai, dengan setang yang tinggi dan lebar sehingga tidak membuat tangan cepat pegal. Joknya empuk dan cukup panjang, bahkan bisa digunakan berboncengan dengan nyaman.
Suspensinya juga cukup solid. Di bagian depan, ST125 Dax menggunakan suspensi teleskopik sedangkan bagian belakang memakai dual shock absorber. Saat melewati jalan bergelombang, motor ini tetap stabil dan tidak terlalu memantul. Ini membuktikan bahwa Honda benar-benar memikirkan keseimbangan antara tampilan klasik dan kenyamanan berkendara modern.
Ban berukuran 12 inci memberikan traksi yang baik, terutama di jalan perkotaan yang kadang tidak rata. Kombinasi ukuran ban dan jarak sumbu roda yang pendek membuat motor ini sangat mudah diajak bermanuver di ruang sempit.
Teknologi dan Fitur Modern di Tubuh Retro
Yang menarik dari Honda ST125 Dax adalah bagaimana Honda berhasil menyematkan teknologi modern tanpa mengubah esensi klasiknya. Motor ini sudah dilengkapi lampu LED penuh, speedometer digital LCD, dan rem cakram depan-belakang dengan sistem ABS (Anti-lock Braking System) untuk keamanan optimal.
Speedometer-nya memang kecil, tapi tampilannya modern dan mudah dibaca. Informasi seperti kecepatan, jarak tempuh, dan indikator bahan bakar terlihat jelas. Sistem rem ABS satu kanal di roda depan memberikan rasa aman ekstra, terutama saat harus berhenti mendadak.
Dan yang paling saya sukai? Motor ini punya karakter halus dan efisien. Dengan sistem injeksi bahan bakar PGM-FI khas Honda, konsumsi BBM-nya bisa mencapai 60–65 km/liter tergantung gaya berkendara. Artinya, motor ini bukan hanya keren dilihat, tapi juga ramah di kantong.
Sensasi Mengendarai ST125 Dax: Fun Ride yang Tak Tergantikan
Kalau ada satu kata yang menggambarkan pengalaman saya naik ST125 Dax, kata itu adalah fun. Motor ini memang bukan untuk kecepatan, tapi untuk menikmati perjalanan. Saat saya mengendarainya keliling kota, banyak orang melirik dan tersenyum — seolah mereka juga merasakan aura nostalgia dari motor ini.
Suara mesinnya halus, tidak berisik, dan terasa stabil di kecepatan menengah. Rasanya seperti kembali ke masa muda tapi dengan kenyamanan zaman modern. Saya bahkan sempat mengendarainya sejauh 40 kilometer keluar kota, dan hasilnya luar biasa: tidak lelah, tidak bosan, dan penuh gaya.
Motor ini memang lebih cocok untuk perjalanan santai, bukan untuk ngebut di jalan tol. Tapi di situlah keistimewaannya. ST125 Dax mengajarkan kita untuk menikmati momen, bukan sekadar mencapai tujuan.
Harga Honda ST125 Dax dan Varian Warna
Saat artikel ini ditulis, Honda ST125 Dax dijual di kisaran Rp 82–90 juta (OTR Jakarta), tergantung dealer dan warna yang dipilih. Harga ini memang tidak murah untuk motor 125 cc, tapi wajar mengingat motor ini termasuk kategori “premium leisure bike” alias motor hobi dengan nilai historis tinggi.
Honda menghadirkan ST125 Dax dalam dua pilihan warna elegan:
Pearl Nebula Red – Warna merah klasik yang menonjolkan karakter retro.
Pearl Cadet Gray – Warna abu-abu lembut dengan nuansa modern dan elegan.
Kedua warna tersebut sama-sama memikat. Tapi bagi saya pribadi, warna merah lebih menggambarkan semangat Dax klasik yang penuh gaya.
SSC Tuatara adalah salah satu supercar paling cepat di dunia, yang tidak hanya mendefinisikan ulang standar performa otomotif tetapi juga menetapkan tolak ukur baru dalam hal kecepatan dan rekayasa teknologi.…
Koenigsegg Jesko Absolut adalah salah satu mobil yang mengubah definisi kecepatan di dunia otomotif. Mobil hypercar ini dirancang oleh produsen mobil asal Swedia, Koenigsegg, yang telah lama dikenal sebagai pembuat…
Toyota Raize telah menjadi salah satu kendaraan yang paling dibicarakan dalam segmen SUV kompak sejak diluncurkan. Dengan desain yang stylish, fitur canggih, dan harga yang terjangkau, Toyota Raize menawarkan nilai…