Mitsubishi Lancer Evo: Legenda Sedan Sport yang Tak Pernah Mati

Nama Mitsubishi Lancer Evo, atau yang lebih akrab disebut Evo, bukan sekadar nama mobil. Ia adalah simbol kecepatan, ketangguhan, dan warisan motorsport yang begitu kuat. Bagi pecinta otomotif, khususnya penggemar mobil performa tinggi, Evo adalah legenda yang tetap hidup meski produksinya telah dihentikan. Mobil ini berhasil menciptakan reputasi sebagai sedan sport yang mampu menaklukkan jalan raya sekaligus lintasan balap.

Awal Mula Lahirnya Mitsubishi Lancer Evo

keunikan Mitsubishi Lancer Evo

Mitsubishi Lancer Evolution pertama kali diperkenalkan pada tahun 1992. Kehadirannya bukan tanpa alasan. Mitsubishi saat itu membutuhkan mobil homologasi untuk mengikuti ajang World Rally Championship (WRC). Dari kebutuhan inilah Evo lahir—sebuah sedan empat pintu yang dipersenjatai teknologi balap.

Evo generasi pertama dibangun dari basis Mitsubishi Lancer, namun mengalami peningkatan besar pada sektor mesin, sistem penggerak, dan suspensi. Sejak awal, Evo memang tidak ditujukan sebagai mobil keluarga biasa, melainkan sebagai mesin reli yang boleh dipakai di jalan umum Wikipedia.

Evolusi Generasi: Dari Evo I hingga Evo X

Salah satu daya tarik utama Mitsubishi Lancer Evo adalah perjalanan panjangnya melalui 10 generasi:

  • Evo I – III: Fokus pada reli, bodi sederhana, performa brutal.

  • Evo IV – VI: Mulai dikenal luas, desain agresif, teknologi AWD semakin matang.

  • Evo VII – IX: Era keemasan Evo, mesin 4G63T mencapai performa maksimal.

  • Evo X: Generasi terakhir dengan pendekatan modern dan teknologi lebih canggih.

Setiap generasi membawa penyempurnaan, baik dari segi tenaga, handling, maupun stabilitas. Evo bukan mobil yang stagnan—ia selalu berevolusi sesuai zamannya.

Mesin Legendaris 4G63T: Jantung Sang Evo

Tak lengkap membahas Mitsubishi Lancer Evo tanpa menyinggung mesin 4G63T. Mesin 2.0 liter turbocharged ini menjadi ikon dan dianggap sebagai salah satu mesin terbaik yang pernah dibuat Mitsubishi.

Keunggulan mesin 4G63T terletak pada:

  • Daya tahan luar biasa

  • Potensi modifikasi sangat besar

  • Respon turbo yang agresif

  • Suara khas yang memikat

Dalam kondisi standar, tenaga Evo berkisar antara 250–280 hp, namun dengan modifikasi, angka tersebut bisa melonjak jauh lebih tinggi. Inilah alasan mengapa Evo sangat digemari oleh tuner dan pecinta drag maupun track day.

Sistem AWD dan Handling yang Mengagumkan

Mitsubishi Evo 2007 review | Auto Express

Mitsubishi Lancer Evo terkenal dengan sistem All Wheel Drive (AWD) yang sangat canggih di masanya. Teknologi seperti Active Yaw Control (AYC) dan Super All Wheel Control (S-AWC) membuat Evo mampu bermanuver tajam dan stabil, bahkan di kecepatan tinggi.

Handling Evo sering disebut sebagai salah satu yang terbaik di kelasnya. Mobil ini terasa “menempel” di aspal, baik saat menikung tajam maupun melaju di lintasan lurus. Bagi pengemudi, Evo memberikan rasa percaya diri yang luar biasa.

Desain Agresif yang Ikonik

Secara visual, Mitsubishi Lancer Evo memiliki desain yang mudah dikenali. Ciri khas seperti:

  • Kap mesin dengan lubang udara

  • Fender lebar

  • Spoiler belakang besar

  • Bumper sporty dan agresif

Semua elemen tersebut bukan sekadar hiasan, melainkan memiliki fungsi aerodinamika. Evo terlihat galak, bahkan saat diam. Desainnya mencerminkan karakter mobil yang siap bertarung di jalanan maupun sirkuit.

Mitsubishi Lancer Evo di Dunia Reli

Nama Evo tak bisa dipisahkan dari dunia reli. Mobil ini mencetak sejarah bersama pembalap legendaris seperti Tommi Mäkinen, yang berhasil meraih empat gelar juara dunia WRC berturut-turut bersama Mitsubishi.

Prestasi tersebut mengukuhkan Evo sebagai salah satu mobil reli paling sukses sepanjang sejarah. DNA balap inilah yang membuat Evo terasa begitu “hidup” saat dikendarai.

Budaya Populer dan Status Ikonik

Selain di dunia balap, Mitsubishi Lancer Evo juga sangat populer di budaya otomotif global. Evo sering muncul dalam:

  • Film balap

  • Video game

  • Kontes modifikasi

  • Komunitas street racing

Keberadaannya dalam berbagai media membuat Evo semakin dicintai lintas generasi. Bahkan hingga kini, Evo tetap menjadi mobil impian banyak orang.

Akhir Produksi, Awal Legenda

Mitsubishi resmi menghentikan produksi Evo X pada tahun 2016. Keputusan ini cukup mengejutkan dan menyedihkan bagi para penggemar. Namun, justru dari sinilah status Evo sebagai mobil legendaris semakin kuat.

Harga Evo bekas kini cenderung stabil, bahkan meningkat untuk kondisi istimewa. Banyak kolektor dan pecinta otomotif yang rela berburu Evo sebagai investasi sekaligus pemuas hasrat otomotif.

Mengapa Mitsubishi Lancer Evo Tetap Dicintai?

Ada beberapa alasan mengapa Evo tetap memiliki tempat spesial di hati penggemarnya:

  1. Performa luar biasa

  2. Teknologi AWD canggih

  3. Warisan balap yang kuat

  4. Potensi modifikasi tanpa batas

  5. Desain yang tak lekang oleh waktu

Evo bukan hanya tentang kecepatan, tetapi juga tentang karakter dan jiwa.

Pengalaman Berkendara: Sensasi yang Sulit Ditandingi

Salah satu alasan utama mengapa Mitsubishi Lancer Evo begitu dicintai adalah sensasi berkendaranya. Begitu duduk di balik kemudi, pengemudi langsung merasakan karakter mobil yang serius. Setir terasa berat namun presisi, pedal responsif, dan suara mesin turbo memberikan sensasi adrenalin yang khas.

Saat dipacu di jalan berkelok, Evo seolah membaca keinginan pengemudi. Mobil ini tidak mudah understeer seperti sedan biasa, bahkan di tikungan tajam. Sistem AWD-nya bekerja secara aktif mendistribusikan tenaga ke roda yang membutuhkan traksi lebih, membuat Evo tetap stabil di berbagai kondisi jalan—baik aspal kering, basah, hingga permukaan licin.

Bagi pecinta kecepatan, Evo memberikan pengalaman “raw” yang jarang ditemukan pada mobil modern masa kini yang serba halus dan penuh sensor.

Interior: Fungsional Lebih Diutamakan

Dari sisi interior, Mitsubishi Lancer Evo memang tidak terlalu mewah. Fokus utama pabrikan adalah fungsi dan performa, bukan kemewahan. Namun justru di sinilah letak daya tariknya.

Jok Recaro yang ergonomis memberikan posisi duduk ideal untuk berkendara agresif. Panel instrumen dirancang sederhana namun informatif, dengan tachometer besar yang menjadi pusat perhatian. Setiap elemen interior terasa dibuat untuk pengemudi, bukan sekadar penumpang.

Evo mengajarkan bahwa kenyamanan sejati bagi penggemar otomotif adalah kontrol penuh atas kendaraan, bukan layar besar atau lampu ambient.

Potensi Modifikasi yang Tak Terbatas

Mitsubishi Lancer Evo sering disebut sebagai “surga modifikasi”. Hampir semua aspek mobil ini bisa ditingkatkan, mulai dari mesin, suspensi, rem, hingga aerodinamika. Banyak bengkel spesialis Evo di seluruh dunia yang mampu menyulap mobil ini menjadi monster lintasan.

Penutup

Mitsubishi Lancer Evolution adalah bukti bahwa sebuah mobil bisa menjadi legenda. Ia lahir dari dunia reli, berkembang di jalan raya, dan kini hidup abadi dalam sejarah otomotif. Meski sudah tidak diproduksi, semangat Evo tetap menyala di setiap putaran mesin dan setiap cerita penggemarnya.

Bagi banyak orang, Evo bukan sekadar kendaraan—ia adalah simbol mimpi, adrenalin, dan kebebasan di balik kemudi.

(more…)

Continue ReadingMitsubishi Lancer Evo: Legenda Sedan Sport yang Tak Pernah Mati

GAC Aion Y Plus: Mobil Listrik Futuristik dengan Jarak Tempuh Super Jauh

Mobil listrik semakin populer di Indonesia. Selain karena lebih ramah lingkungan, pilihan modelnya pun kini makin beragam dan terjangkau. Salah satu yang belakangan menjadi sorotan adalah GAC Aion Y Plus, sebuah mobil listrik cerdas dari Cina yang menawarkan desain futuristik, fitur premium, dan jarak tempuh jauh. Kehadiran Aion Y Plus dianggap sebagai angin segar di pasar EV karena mampu menantang dominasi merek-merek besar dengan harga yang kompetitif.

Dalam artikel ini, kita akan membahas secara lengkap mengenai desain, fitur, performa, hingga alasan mengapa mobil listrik ini mulai banyak dilirik oleh pengemudi di Indonesia.

Desain Futuristik yang Menarik Perhatian

design hybrid GAC Aion Y Plus

Jika ada satu hal yang membuat GAC Aion Y Plus langsung mencuri perhatian, itu adalah desain eksteriornya yang unik dan modern. Mobil ini tampil dengan gaya yang menonjolkan kesan futuristik khas EV masa depan.

a. Tampilan Eksterior

Aion Y Plus memiliki garis bodi yang tegas dan aerodinamis. Di bagian depan, lampu LED dengan desain alis tajam menciptakan kesan agresif namun tetap elegan. Grille tertutup—ciri khas mobil listrik—membuat tampilannya semakin bersih dan minimalis.

Pada bagian samping, desain floating roof memberi ilusi atap melayang, sementara garis karakter yang memanjang dari depan ke belakang menambah kesan dinamis. Di belakang, lampu LED berbentuk horizontal menghadirkan tampilan modern yang sejalan dengan desain keseluruhan kendaraan Aion indonesia.

b. Dimensi dan Ruang Kabin

Aion Y Plus termasuk dalam kategori compact crossover, tetapi memiliki kabin yang luar biasa lapang. Dengan jarak sumbu roda yang panjang, ruang kaki untuk penumpang belakang terasa lega seperti kelas MPV.

Desain interiornya pun tak kalah futuristik dari eksteriornya. Dasbor minimalis, layar monitor besar di tengah, serta ambient light menambah kesan modern. Kursi-kursinya dibuat dengan bahan lembut dan bentuk ergonomis, membuat perjalanan jauh tetap nyaman.

Interior Canggih Berbalut Teknologi Terkini

Masuk ke dalam GAC Aion Y Plus , Anda akan langsung disambut nuansa teknologi yang kuat. Mobil ini memang dirancang sebagai “mobile gadget” yang siap memenuhi kebutuhan pengemudi masa kini.

a. Layar Infotainment Besar

GAC Aion Y Plus dibekali layar sentuh berukuran hingga 14,6 inci, salah satu yang terbesar di kelasnya. Layar ini terintegrasi dengan sistem navigasi, musik, koneksi smartphone, dan berbagai pengaturan kendaraan.

Antarmukanya responsif dan sangat modern. Menggunakan sistem operasi berbasis AI yang dapat mengenali perintah suara sehingga pengemudi dapat mengontrol fitur seperti AC, musik, atau navigasi tanpa harus menyentuh layar.

b. Fitur Kenyamanan

Mobil ini dilengkapi dengan berbagai fitur premium seperti:

  • AC otomatis dengan filter udara PM2.5

  • Sunroof panorama

  • Kursi belakang yang dapat direbahkan 135°

  • Jok elektrik untuk pengemudi

  • Pencahayaan ambient 256 warna

Fitur-fitur tersebut membuat kabin terasa seperti ruang kerja atau ruang santai berjalan.

Performa Motor Listrik yang Responsif

tenaga GAC Aion Y Plus

Meski hadir sebagai compact crossover, GAC Aion Y Plus bukan sembarang mobil listrik. Ia dibekali motor listrik bertenaga yang memberikan akselerasi mulus dan responsif.

a. Tenaga dan Torsi

Aion Y Plus memiliki tenaga sekitar 204 hp dengan torsi instan yang menjadi ciri khas mobil listrik. Torsinya mampu membuat mobil ini sangat responsif saat start maupun menyalip di jalan raya.

b. Pengalaman Berkendara

Pengemudi akan merasakan pengalaman berkendara yang halus dan senyap. Mobil ini dilengkapi dengan mode berkendara seperti Eco, Normal, dan Sport. Pada mode Sport, tenaga motor terasa lebih agresif dan membangkitkan sensasi berkendara yang fun.

Suspensinya dirancang untuk kenyamanan, sehingga cocok digunakan untuk berkendara di perkotaan yang memiliki banyak polisi tidur atau jalan tidak rata.

Baterai dan Jarak Tempuh yang Mengagumkan

Salah satu daya tarik utama GAC Aion Y Plus adalah jarak tempuhnya yang jauh. Mobil ini tersedia dalam beberapa opsi baterai dengan daya tahan yang memuaskan.

a. Kapasitas Baterai

Tergantung variannya, kapasitas baterai GAC Aion Y Plus berkisar antara 63 kWh hingga 80 kWh, yang merupakan salah satu yang terbesar di kelasnya.

b. Jarak Tempuh

Dengan baterai besar tersebut, Aion Y Plus mampu menempuh jarak hingga:

  • 410 km–500 km WLTP

  • Bahkan hingga 600 km NEDC untuk varian tertentu

Dalam penggunaan harian, jarak tersebut lebih dari cukup untuk perjalanan kerja, liburan pendek, maupun aktivitas keluarga.

c. Waktu Pengisian

Aion Y Plus mendukung pengisian cepat (fast charging), di mana baterai dapat terisi dari 30% ke 80% dalam waktu sekitar 30–40 menit. Pengisian AC rumahan pun tetap praktis untuk pemilik yang biasa mengisi daya pada malam hari.

Fitur Keamanan Modern

Selain desain dan performa, GAC Aion Y Plus juga didukung oleh sejumlah fitur keamanan canggih untuk memastikan keselamatan pengemudi dan penumpang.

a. ADAS (Advanced Driver Assistance System)

Beberapa fitur ADAS yang tersedia meliputi:

  • Adaptive Cruise Control

  • Lane Keeping Assist

  • Front Collision Warning

  • Automatic Emergency Braking

  • Blind Spot Monitoring

Dengan adanya fitur-fitur ini, mobil terasa lebih aman, terutama saat perjalanan jauh atau melintasi jalan tol.

b. Struktur Bodi Kokoh

GAC menggunakan material baja berkekuatan tinggi untuk struktur bodinya. Hal ini bertujuan untuk memberikan perlindungan maksimal saat terjadi benturan atau tabrakan.

Harga Kompetitif dan Nilai yang Menarik

Salah satu keunggulan GAC Aion Y Plus adalah harga yang sangat bersaing jika dibandingkan dengan mobil listrik lain yang memiliki fitur sejenis.

Di Indonesia, harga Aion Y Plus diperkirakan berada pada kisaran Rp 300 juta hingga Rp 500 juta, tergantung varian baterai dan fitur tambahan. Dengan spesifikasi tersebut, harga ini dianggap sangat kompetitif dan mampu menyaingi merek besar seperti Hyundai, Wuling, hingga BYD.

Selain itu, biaya operasional mobil listrik dikenal jauh lebih rendah. Pengisian daya lebih murah dibandingkan membeli BBM, dan biaya perawatan EV juga cenderung lebih rendah karena tidak memiliki banyak komponen mekanik.

Alasan Mengapa GAC Aion Y Plus Layak Dipertimbangkan

Ada beberapa alasan mengapa mobil listrik ini mulai banyak dilirik, di antaranya:

a. Jarak tempuh jauh

Pilihan baterai besar membuatnya ideal untuk penggunaan harian maupun perjalanan luar kota.

b. Desain futuristik

Tampil mencolok, modern, dan beda dari kebanyakan mobil crossover lainnya.

c. Teknologi lengkap

Mulai dari fitur infotainment, kenyamanan, hingga ADAS, semuanya lengkap.

d. Harga kompetitif

Memberikan value for money tinggi untuk konsumen.

e. Kabin sangat luas

Cocok untuk keluarga atau penggunaan sehari-hari dengan kenyamanan maksimal.

Kesimpulan

GAC Aion Y Plus hadir sebagai salah satu mobil listrik paling menarik di kelasnya. Dengan desain futuristik, fitur canggih, jarak tempuh langka, serta harga kompetitif, mobil ini menjadi pilihan ideal bagi masyarakat Indonesia yang ingin beralih ke kendaraan ramah lingkungan tanpa mengorbankan kenyamanan atau performa.

Bagi Anda yang sedang mempertimbangkan membeli EV, Aion Y Plus adalah salah satu kandidat kuat yang patut dimasukkan dalam daftar pilihan. Tidak hanya tampil modern, mobil ini juga menawarkan nilai yang sangat baik dibandingkan kompetitornya.

(more…)

Continue ReadingGAC Aion Y Plus: Mobil Listrik Futuristik dengan Jarak Tempuh Super Jauh

Honda ST125 Dax: Motor Mini Legendaris yang Kembali dengan Gaya Modern

Ada satu motor kecil yang selalu berhasil menarik perhatian saya setiap kali melintas di jalanan kota — Honda ST125 Dax. Bentuknya unik, kecil tapi gagah, dan punya aura nostalgia yang kuat. Motor ini bukan sekadar alat transportasi, tapi juga simbol gaya hidup, nostalgia masa lalu, dan kecintaan pada desain klasik yang berpadu dengan teknologi modern. Saat pertama kali saya melihat ST125 Dax, jujur saja, saya langsung jatuh cinta. Dan di artikel ini, saya ingin berbagi pengalaman serta pandangan saya tentang motor mungil nan ikonik ini.

Awal Ketertarikan: Saat Nostalgia Bertemu Teknologi

Honda ST125 Dax: Menghidupkan Kembali Legenda Motor Retro dengan Sentuhan Modern! - Otoinfo.id

Saya masih ingat ketika pertama kali melihat Honda Dax versi klasik di garasi salah satu tetangga saya waktu kecil. Bentuknya unik, seperti sepeda motor mainan tapi terasa tangguh. Bertahun-tahun kemudian, saya mendengar kabar bahwa Honda meluncurkan kembali versi modernnya — ST125 Dax. Rasanya seperti melihat teman lama yang kembali hadir dengan tampilan lebih segar dan canggih Astra honda.

ST125 Dax adalah wujud reinkarnasi dari Honda Dax legendaris yang populer di tahun 1960–1970-an. Dulu, motor ini dikenal dengan nama Honda Dax ST50 atau ST70, tergantung kapasitas mesinnya. Nama “Dax” sendiri berasal dari bentuk rangkanya yang menyerupai tubuh anjing dachshund — panjang, rendah, dan mungil tapi berotot. Dan kini, lewat ST125 Dax, Honda berhasil menghidupkan kembali ikon tersebut untuk generasi modern.

Desain Klasik dengan Sentuhan Retro-Modern

Kalau bicara tentang desain, inilah yang paling menonjol dari ST125 Dax. Honda tidak mengubah terlalu banyak dari bentuk orisinalnya. Rangkanya masih menggunakan desain “T-bone frame” khas Dax yang kokoh sekaligus menjadi daya tarik utama. Bedanya, kini semua tampil lebih modern, lebih rapi, dan lebih elegan.

Bodi ST125 Dax terlihat ringkas dengan garis melengkung yang halus, tangki bahan bakar yang menyatu dengan rangka, dan lampu bulat LED di bagian depan yang memberikan sentuhan klasik namun futuristik. Di bagian belakang, ada lampu rem LED kecil yang sederhana tapi keren.

Ketika saya duduk di atasnya, sensasinya seperti naik motor mini yang nyaman. Tinggi joknya hanya sekitar 775 mm, jadi sangat mudah dikendalikan bahkan untuk pengendara dengan tinggi badan rata-rata. Bagi saya yang sering menembus kemacetan kota, ST125 Dax terasa ideal — kecil, lincah, tapi tetap punya karakter kuat.

Mesin ST125 Dax: Kecil Tapi Bertenaga

Meskipun tampak kecil, jangan remehkan performanya. Honda ST125 Dax dibekali mesin 124 cc SOHC 4-tak berpendingin udara, yang sama dengan yang digunakan di Honda Monkey dan Super Cub C125. Mesin ini menghasilkan tenaga sekitar 9,25 hp pada 7.000 rpm dan torsi maksimum 10,8 Nm pada 5.000 rpm.

Bagi saya, tenaga sebesar itu sudah lebih dari cukup untuk ukuran motor kecil. Saat mencobanya di jalan raya, saya merasakan akselerasi yang halus tapi responsif. Transmisi 4-percepatannya terasa ringan dan mudah dioperasikan, cocok untuk pemula atau pengendara yang ingin santai.

Satu hal yang saya sukai dari ST125 Dax adalah transmisi semi-otomatisnya. Artinya, Anda tidak perlu repot menggunakan kopling manual — cukup injak pedal gigi dan gas. Bagi orang yang ingin menikmati sensasi berkendara tanpa ribet, sistem ini benar-benar memanjakan.

Kenyamanan dan Ergonomi yang Tak Terduga

Meskipun terlihat kecil, ST125 Dax justru menawarkan kenyamanan yang luar biasa. Posisi duduknya santai, dengan setang yang tinggi dan lebar sehingga tidak membuat tangan cepat pegal. Joknya empuk dan cukup panjang, bahkan bisa digunakan berboncengan dengan nyaman.

Suspensinya juga cukup solid. Di bagian depan, ST125 Dax menggunakan suspensi teleskopik sedangkan bagian belakang memakai dual shock absorber. Saat melewati jalan bergelombang, motor ini tetap stabil dan tidak terlalu memantul. Ini membuktikan bahwa Honda benar-benar memikirkan keseimbangan antara tampilan klasik dan kenyamanan berkendara modern.

Ban berukuran 12 inci memberikan traksi yang baik, terutama di jalan perkotaan yang kadang tidak rata. Kombinasi ukuran ban dan jarak sumbu roda yang pendek membuat motor ini sangat mudah diajak bermanuver di ruang sempit.

Teknologi dan Fitur Modern di Tubuh Retro

Yang menarik dari Honda ST125 Dax adalah bagaimana Honda berhasil menyematkan teknologi modern tanpa mengubah esensi klasiknya. Motor ini sudah dilengkapi lampu LED penuh, speedometer digital LCD, dan rem cakram depan-belakang dengan sistem ABS (Anti-lock Braking System) untuk keamanan optimal.

Speedometer-nya memang kecil, tapi tampilannya modern dan mudah dibaca. Informasi seperti kecepatan, jarak tempuh, dan indikator bahan bakar terlihat jelas. Sistem rem ABS satu kanal di roda depan memberikan rasa aman ekstra, terutama saat harus berhenti mendadak.

Dan yang paling saya sukai? Motor ini punya karakter halus dan efisien. Dengan sistem injeksi bahan bakar PGM-FI khas Honda, konsumsi BBM-nya bisa mencapai 60–65 km/liter tergantung gaya berkendara. Artinya, motor ini bukan hanya keren dilihat, tapi juga ramah di kantong.

Sensasi Mengendarai ST125 Dax: Fun Ride yang Tak Tergantikan

Lebih Murah dari DKI Jakarta, Segini Harga Honda ST125 Dax di Yogyakarta

Kalau ada satu kata yang menggambarkan pengalaman saya naik ST125 Dax, kata itu adalah fun. Motor ini memang bukan untuk kecepatan, tapi untuk menikmati perjalanan. Saat saya mengendarainya keliling kota, banyak orang melirik dan tersenyum — seolah mereka juga merasakan aura nostalgia dari motor ini.

Suara mesinnya halus, tidak berisik, dan terasa stabil di kecepatan menengah. Rasanya seperti kembali ke masa muda tapi dengan kenyamanan zaman modern. Saya bahkan sempat mengendarainya sejauh 40 kilometer keluar kota, dan hasilnya luar biasa: tidak lelah, tidak bosan, dan penuh gaya.

Motor ini memang lebih cocok untuk perjalanan santai, bukan untuk ngebut di jalan tol. Tapi di situlah keistimewaannya. ST125 Dax mengajarkan kita untuk menikmati momen, bukan sekadar mencapai tujuan.

Harga Honda ST125 Dax dan Varian Warna

Saat artikel ini ditulis, Honda ST125 Dax dijual di kisaran Rp 82–90 juta (OTR Jakarta), tergantung dealer dan warna yang dipilih. Harga ini memang tidak murah untuk motor 125 cc, tapi wajar mengingat motor ini termasuk kategori “premium leisure bike” alias motor hobi dengan nilai historis tinggi.

Honda menghadirkan ST125 Dax dalam dua pilihan warna elegan:

  1. Pearl Nebula Red – Warna merah klasik yang menonjolkan karakter retro.

  2. Pearl Cadet Gray – Warna abu-abu lembut dengan nuansa modern dan elegan.

Kedua warna tersebut sama-sama memikat. Tapi bagi saya pribadi, warna merah lebih menggambarkan semangat Dax klasik yang penuh gaya.

(more…)

Continue ReadingHonda ST125 Dax: Motor Mini Legendaris yang Kembali dengan Gaya Modern